“Kunci Mengatasi Kanker Serviks: Pentingnya Deteksi Dini”

Jakarta – Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Sub-spesialis Onkologi dari Rumah Sakit PELNI Yuri Feharsal mengungkapkan bahwa deteksi dini dan penanganan segera merupakan faktor penting dalam mengatasi kanker serviks.

Dalam sebuah wawancara daring pada hari Sabtu, ia menjelaskan bahwa kanker serviks dapat terdeteksi melalui pemeriksaan inspekulo, di mana dokter dapat melihat adanya tumor yang tumbuh di leher rahim.

“Untuk melihat kondisi dinding rahim, kita perlu melakukan pemeriksaan khusus menggunakan alat yang disebut inspekulo,” ungkapnya.

Yuri menambahkan, “Dari pemeriksaan ini, kita dapat mengetahui apakah ada tumor yang tumbuh di leher rahim. Pada kondisi normal, permukaan leher rahim akan terasa licin tanpa adanya tumor.”

Ia juga menjelaskan bahwa kanker serviks, atau kanker leher rahim, sebagian besar disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV).

Menurutnya, gejala umum yang dapat muncul akibat kanker serviks adalah pendarahan setelah berhubungan seksual, pendarahan haid yang berkepanjangan, keputihan yang berlebihan dan berbau, nyeri panggul, serta buang air kecil dan besar yang berdarah.

Berdasarkan rekomendasi dari World Health Organization (WHO), ada tiga tahap pencegahan kanker serviks, yaitu pencegahan primer, sekunder, dan tersier.

“Upaya pencegahan primer dilakukan sebelum perempuan terpapar faktor risiko kanker serviks, biasanya melalui vaksinasi,” kata Yuri.

Ia juga menambahkan, “Jika sudah terpapar faktor risiko, seperti sudah berhubungan seksual, maka pencegahan sekunder dengan deteksi dini harus dilakukan. Sedangkan jika sudah terjadi kanker, harus segera ditangani untuk mencegah kondisi yang lebih buruk, ini disebut pencegahan tersier.”